Categories: Fair Play

Dukung Masa Depan Atlet, KONI Jatim Gandeng IKBIS Surabaya untuk Beasiswa Atlet Berprestasi

METROTODAY, SURABAYA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya terhadap masa depan atlet berprestasi. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah menjalin kerja sama dengan Institut Kesehatan dan Bisnis Surabaya (IKBIS) dalam bidang pendidikan untuk atlet Jawa Timur.

Kerja sama tersebut resmi dimulai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil, dan Rektor IKBIS Dr Ahmad Hariyanto M.Si,  di Gedung KONI Jatim, Surabaya, Selasa (16/9).

Dalam agenda tersebut, Nabil menegaskan bahwa program ini membuka peluang bagi atlet berprestasi untuk mendapatkan beasiswa pendidikan. Menurutnya, pendidikan merupakan faktor penting yang kerap terabaikan karena kesibukan latihan dan jadwal kompetisi.

“Kami punya tanggung jawab moral. Jangan sampai seorang atlet hebat di masa keemasannya, tetapi tidak memiliki bekal setelah pensiun, karena karier atlet ada batasnya,” tegas Nabil.

Dia berharap kerja sama ini dapat menjadi solusi agar atlet tidak hanya sukses di lapangan, tetapi juga mampu meniti masa depan yang cerah di bidang akademik maupun profesional.

Selain beasiswa, KONI Jatim sebelumnya juga telah menggagas pelatihan kewirausahaan yang terbukti memberikan dampak positif bagi para atlet.

Nabil menilai program seperti ini penting untuk membekali atlet dengan keterampilan tambahan. “Saya berbahagia dan mengapresiasi kegiatan kontributif yang mulia ini untuk pengembangan atlet di Jatim, khususnya,” ujarnya.

Rektor IKBIS Dr Ahmad Hariyanto, M.Si, menyambut baik kerja sama ini. Dia mencontohkan, sebelumnya sudah ada atlet berprestasi Jawa Timur yang menjadi lulusan IKBIS. Salah satunya Sarah Tria Monita, peraih medali emas Asian Games 2018 dan medali emas PON XXI Aceh-Sumut 2024 dari cabang olahraga pencak silat.

“Dengan program ini, kami menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan atlet. Mereka kami fasilitasi dengan program beasiswa agar tetap bisa melanjutkan pendidikan di tengah kesibukan berlatih,” jelas Ahmad.

Kerja sama KONI Jatim dan IKBIS Surabaya menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet tidak hanya soal prestasi olahraga, tetapi juga masa depan mereka setelah pensiun. Dengan adanya dukungan pendidikan, atlet diharapkan mampu menjadi figur inspiratif yang berprestasi di arena olahraga sekaligus sukses dalam kehidupan setelah karier sebagai atlet berakhir. (*)

Anton Hadiyanto

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

1 hour ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

3 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

5 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

23 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.