Categories: Fair Play

Liga Champions: PSG Bermodal Kolektivitas Menuju Final, Optimistis Redam Inter di Munich

METROTODAY, PARIS – Paris Saint-Germain (PSG) di bawah arahan Luis Enrique pantas optimistis dengan peluang di final Liga Champions 2024-2025. Faktor kolektivitas dalam skuad menjadi keunggulan PSG versi Enrique musim ini.

Pengalaman Enrique di Liga Champions juga menjadi modal tambahan bagi PSG. Pelatih asli Spanyol itu sudah merasakan gelar juara Liga Champions bersama Barcelona pada 2014-2015.

Satu dekade berselang, Enrique membawa kemiripan antara Barca di eranya dengan PSG yang baru dibesutnya dua musim terakhir. Skuad yang dibawanya sudah jauh lebih matang dibandingkan musim sebelumnya.

Saat juara Bersama Barca, Barca sudah solid dari lini belakang hingga depan. Bila menilik skuad Barca di masa itu, mayoritas sudah menunjukkan peningkatan dan kian solid sebagai tim.

Dani Alves-Gerard Pique-Javier Mascherano-Jordi Alba di lini belakang, mendukung trio Xavi-Sergio Busquets-Andres Iniesta di lini tengah. Sementara di lini serang, Luis Suarez baru datang melengkapi trisula nan mengerikan bersama Lionel Messi dan Neymar Jr.

Selain, Suarez, saat itu pemain anyar ada di posisi penjaga gawang. Namun Enrique punya dua kiper sama bagusnya, Marc-Andre ter Stegen dan Claudio Bravo yang sama-sama berperan besar.

Nah, musim ini Enrique memetik kebijakan perekrutan musim lalu. Sehingga, ditinggal Kylian Mbappe di awal musim 2024-2025 seperti tak berpengaruh bagi Les Parisiens-julukan PSG.

Enrique tak banyak mengutak-atik tim terbaiknya. Catat, ada penjaga gawang Gianluigi Donnarumma, lalu di belakang ada Achraf Hakimi-Marquinhos-Nuno Mendes. Di posisi gelandang ada Vitinha-Fabian Ruiz, serta barisan depan yang ditempati Ousmane Dembele-Bradley Barcola.

Saat Mbappe memutuskan menerima pinangan Real Madrid, skuad Enrique tak terguncang. Mereka mendapatkan bek tengah Willian Pacho, gelandang Joao Neves, dan wide attacker Desire Doue serta Khvicha Kvaratskhelia di lini serang.

Dari skuad tersebut, terkesan kehilangan Mbappe malah membuat Enrique mantap dalam mengusung kolektivitas tim ketimbang individu pemain. Bahkan menurut Enrique, mentalitas tim juga telah terbentuk ketika gagal di semifinal musim lalu.

”Skuad ini memang untuk proyek jangka panjang, tetapi aku tidak mau menunggu lama,” ujar Enrique pada situs resmi PSG.

Kini, Enrique butuh satu langkah lagi untuk kembali mengangkat trofi Liga Champions. Mereka harus mengalahkan Inter Milan dalam final di Football Arena alias Allianz Arena, Munich, pada Minggu (1/6) dini hari nanti untuk menorehkan sejarah gelar Liga Champions kali pertama bagi PSG. ’’Memenangi trofi untuk kali pertama itu selalu sulit. Namun, itu yang memberiku tambahan motivasi,” bebernya. (*)

 

Anton Hadiyanto

Recent Posts

Modus Jual Sembako Murah, Puluhan Ibu Rumah Tangga di Surabaya Tertipu Hingga Setengah Miliar Rupiah

Puluhan ibu rumah tangga (emak-emak) di Surabaya menjadi korban dugaan penipuan jual beli sembako fiktif.…

34 minutes ago

Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Belajar AI Bareng iSTTS

Puluhan jurnalis Surabaya dan Sidoarjo mengikuti Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist di iSTTS. Belajar pemanfaatan…

2 hours ago

Doa Bersama 1.000 Anak Yatim untuk Sidoarjo yang Lebih Baik di Hari Jadi Ke-167

Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…

2 hours ago

Persiapan Asrama Haji Surabaya Capai 89 Persen Sambut Jemaah Haji, Fokus Perbaiki Ratusan Kamar yang Rusak

Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…

2 hours ago

Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Surabaya, Pohon dan Reklame Tumbang

Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…

3 hours ago

Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Ruas Jalan di Perkampungan dan Jalan Raya di Surabaya Terendam Banjir

Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Surabaya sejak Selasa (3/2) sore hingga malam…

4 hours ago

This website uses cookies.