Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster pada jumpa pers setelah laga melawan Persija Jakarta dalam pekan ke-28 Liga 1 Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (13/4/2025). Pertandingan ini berakhir dengan skor imbang 1-1. (Foto: Antara/Zaro Ezza Syachniar)
METROTODAY, JAKARTA – Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster langsung mengalihkan fokus persiapan timnya untuk menatap laga berikutnya melawan Madura United. Laga pekan ke-28 Liga Indonesia ini akan digelar pada akhir pekan depan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.
Pernyataan itu disampaikan Munster usai memimpin Persebaya menahan seri 1-1 atas Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (12/4).
“Fokus utama saya sekarang ini adalah besok pagi melawan Madura United,” kata pelatih berusia 43 tahun itu pada jumpa pers pasca pertandingan di Jakarta, Sabtu.
Menurut Munster, setelah melawan Madura United, Persebaya akan bertandang ke Stadion Kanjuruhan di Kepanjen, Malang, yang kembali digunakan untuk melawan Arema FC.
Menurut dia, Stadion Kanjuruhan adalah tempat yang tak mungkin dilupakan Persebaya. Karena saat terakhir kali mereka menang di sana pada Oktober 2022, terjadi tragedi memilukan yang menewaskan 135 orang suporter Arema FC.
Setelah tragedi itu, laga tandang Persebaya melawan Arema dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada Maret 2024 ketika mereka menang 1-0.
“Soal Arema saya menunggu informasinya 100 persen di mana kita akan bermain. Namun, sejujurnya, saya tidak memikirkan soal Arema. Sekarang hanya Madura, begitu pula para pemain. Melangkah laga demi laga seperti yang saya bicarakan kemarin,” kata Munster.
Ketika ditanya targetnya melawan Madura United, Munster mengatakan Persebaya wajib mengamankan tiga poin dari laga kandang.
Kemenangan melawan Laskar Sape Kerab akan menjaga posisi Persebaya dalam tiga besar.
“Jadi, kita akan tetap berusaha, itulah mentalitas kami. Seperti yang saya katakan, Madura memiliki set-up yang jauh berbeda,” tutup dia. (*)
Puluhan ibu rumah tangga (emak-emak) di Surabaya menjadi korban dugaan penipuan jual beli sembako fiktif.…
Puluhan jurnalis Surabaya dan Sidoarjo mengikuti Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist di iSTTS. Belajar pemanfaatan…
Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…
Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…
Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Surabaya sejak Selasa (3/2) sore hingga malam…
This website uses cookies.