DOMINAN: Para pemain Barcelona merayakan kemenangan atas Benfica di Liga Championspertengahan pekan lalu.
METROTODAY, MADRID – Misi Barcelona di LaLiga pekan ke-27 sangat jelas, yaitu kembali merampas posisi nomor satu klasemen sementara. Misi itu sangat tidak mudah, lantaran mereka bertandng ke markas Atletico Madrid.
Posisi teratas klasemen untuk sementara memang dikuasai Real Madrid. El Real mendapatkannya setelah menundukkan tuan rumah Villarreal 2-1 Minggu dini hari WIB.
Real Madrid unggul 3 poin dari Barcelona. Real punya 60 poin, Barca 57 poin. Namun, kemenangan dengan selisih gol berapa pun, akan membawa Barca kembali ke puncak. Sebab, Barca tetap dipastikan memiliki keunggulan produktivitas gol.
Faktor produktivitas itulah yang menjadi perbedaan Barca di era kepelatihan Hansi Flick. Pelatih asal Jerman itu membuat lini depan Barcelona semakin tajam musim ini. Baru memasuki jornada ke-26, mereka sudah mencetak 71 gol. Jauh mengungguli Real Madrid yang jadi tim produktif kedua dengan 57 gol.
Flick memang dikenal dengan permainan menyerang yang mengalir, mendominasi permainan, dan mengandalkan pressing tinggi. Dengan taktik itu, banyak peluang yang tercipta.
“Kami menciptakan banyak peluang dan memanfaatkannya. Inilah gaya bermain yang kami inginkan, punya rasa lapar untuk mencetak gol setiap saat,” kata Flick seperti diungkapkan pada Mundo Deportivo .
Permainan menyerang itu akan mendapat perlawanan hebat diri hari nanti. Yakni, saat Barca bertandang ke markas Atletico Madrid di Metropolitano, Madrid.
Statistika membuktikan,terakhir kali bertemu tiga bulan lalu Barcelona harus menerima kekalahan 1-2 di kandangnya, Estadi Olímpic Lluís Companys, Barcelona. Padahal, saat itu Barcelona unggul lebih dulu lewat Pedri menit ke-30.
Atletico sementara juga muncul jadi tim dengan pertahanan terbaik di LaLiga. Dengan jumlah pertandingan lebih banyak satu dari Barcelona yang kebobolan 27 gol, Atletico baru kebobolan 18 gol. Entrenador Atletico Diego Simeone pun menilai pertahanan memang jadi bagian penting dari permainan Atletico selama ini.
“Tidak ada tim juara yang kebobolan banyak gol, dan ini berlaku di semua liga,” tutur Simeone kepada SBNation.
Atletico pun dalam semangat berlebih setelah harus tersingkir dari Liga Champions musim ini. Atleti kalah dalam drama adu penalti melawan Real Madrid pertengahan pekan lalu. “Kami akan memberikan semua yang masih bisa kami lakukan, tidak ada keraguan tentang itu,” ujar Simeone dikutip dari AS. (*)
Perkiraan Pemain
Atletico Madrid (4-4-2): 13-Oblak (g/C); 16-Molina, 2-Gimenez, 15-Lenglet, 23-Reinildo; 22-Simeone, 5-De Paul, 8-Barrios, 4-Gallagher; 7-Griezmann, 19-Alvarez
Pelatih: Diego Simeone
Barcelona (4-2-3-1): 25-Szczesny; 23-Kounde, 4-Araujo,2- Cubarsi, 3-Balde; 21-De Jong (C), 8-Pedri; 19-Yamal, 20-Olmo, 11-Raphinha; 9-Lewandowski
Pelatih: Hansi Flick
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…
Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…
Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…
Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…
Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…
Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…
This website uses cookies.